Menengok Keunikan Wisata Pohon Miring di Karawang | Keunikan wisata yang terletak di daerah karawang timur, tepatnya di Kampung Babakan Jati Pancawati Kecamatan. Klari, merupakan suatu hal yang jarang di temukan, pengunjung akan di suguhkan dengan pemandangan pohon yang tidak seperti pada umumnya karena kemiringan pohon tersebut yang cukup unik untuk dijadikan spot foto yang instagramable.
Obyek wisata karawang yang bernuansa alam di daerah timur Karawang ini seolah jadi magnet, serta lekas saja menemukan tempat di hati warga. Entah siapa yang awal kali mempromosikan, yang jelas saat ini kawasan rindang tersebut banyak diminati masyarakat Karawang serta sekitarnya. Tidak perlu waktu lama, tempat ini juga ramai didatangi masyarakat serta jadi viral ataupun virus baru di media sosial.

Bagi sebagian sumber, tempat bersahaja nan romantis ini sebelumnya merupakan kawasan jalur universal yang sekelilingnya dipadati tumbuhan lamtoro ataupun sejenis petai Tiongkok. Sebab dampak ataupun pengaruh pergerakan angin menimbulkan perkembangan pohon- pohon itu jadi miring serta merunduk memanjang menyamai gapura. Terdapat pula masyarakat yang berseloroh kalau miringnya pohon- pohon itu sebab pernah dijadikan tempat ataupun markasnya mahluk halus semacam jin. Hehe.. entahlah

Wisata lokal Tumbuhan Miring ini memanglah baru terekspos sebagian tahun belum lama. Tadinya posisi ini hanya dijadikan tempat nyari angin ataupun lari pagi masyarakat dekat. Sehabis terekspos media sosial, barulah mulai dibuka buat universal bagaikan tempat wisata. Sebagian sarana simpel mulai dibentuk, semacam fasilitas parkir, bangku halaman, serta jembatan.
Artikel Sebelumnya : Mendaki Keindahan Bukit Kembar Puncak Pinus Karawang
Perihal yang menarik atensi aku serta ini pula ialah salah satu aspek ketidaknyamanan suatu tempat wisata, di posisi wisata lokal ini nyaris seperempatnya dihiasi oleh orang dagang kaki 5. Mulai dari warung semi permanen, penjual pakaian, cilok, gerobak es, bakso, mie ayam, hingga rujak serta orang dagang buah potong tumpah ruah di tempat ini. Belum lagi boots mainan kanak- kanak, semacam mandi bola, istana balon, perosotan, dll. Telah sempat ke Bendungan Walahar? Nah, kira- kira kondisinya semacam itu. Sampah wisatawan? Cukup menghiasi serta nyolok pemikiran.